Georg
Friedrich List lahir pada 6 Agustus 1789. Beliau adalah seorang ekonom
terkemuka abad ke-19 Jerman yang mengembangkan “Sistem Nasional” atau sering
disebut Sistem Inovasi Nasional. Friedrich adalah nenek moyang dari
sekolah sejarah ekonomi Jerman, dan dianggap sebagai teori asli kesatuan Eropa
yang ide-idenya menjadi dasar bagi Masyarakat Ekonomi Eropa. Menurut Friedrich
List, Tahap Perkembangan Ekonomi yaitu dengan cara produksi : Tahap primitip,
Tahap Beternak, Tahap Pertanian, Industri Pengolahan (Manufacturing),
Pertanian, Industri Pengolahan & Perdagangan.
List merupakan seorang ahli
ekonomi berkebangsaan Jerman yang lahir di Reutlinngen, Wuttemberg. Ayah List
menginginkan List meneruskan usaha penyamakan kulit keluarga, namun, List
memilih untuk menjadi pekerja di pelayanan masyarakat, dan mengalami kenaikan
pangkat menjadi asisten sekretaris menteri pada tahun 1816. Pada tahun 1817,
List ditunjuk untuk mejadi seorang tenaga pengajar di bidang administrasi dan
politik untuk Universitas Tubingen. Namun, seiring dengan jatuhnya pamor kementerian,
List mengundurkan diri dari jabatannya.
Sebagai seorang anggota dewan
Wuttenberg, List merupakan sosok yang aktif dalam memberikan masukan dan saran
untuk reformasi administratif. Ironisnya, List diberhentikan dengan tidak
terhormat dari keanggotaan dewan, dan pada bulan April tahun 1822, List
dijatuhi hukuman sepuluh bulan penjara, dan diwajibkan bekerja dengan keras
selama berada di penjara Asperg. Beberapa saat kemudian, List berhasil
melarikan diri dan berlari ke Alsace. Setelah melarikan diri ke Perancis dan
Inggris, List kembali dari pelariannya untuk memenuhi masa tahanan, dan
kemudian diemigrasi ke Amerika. Di Amerika, List berprofesi sebagai petani dan
tuan tanah. Setelah beberapa titik batubara ditemukan di pertanian milik List,
tingkat kemakmuran List berkembang dengan drastis.
Setelah bosan bercocok tanam,
List mendalami ilmu jurnalisme dan berprofesi sebagai editor sebuah koran
Jerman, dan mulai mengamati perekonomian. Hidup di Amerika membuat dia memahami
teori-teori perekonomian Alexander Hamilton. Hamilton merupakan inspirator bagi
List dalam merumuskan teori “National System”, yang penerapannya dirumuskan
oleh Amrican System; teori rumusan Henry Clays. Pada tahun 1872, List
menerbitkan sebuah pamflet berjudul Outlines of a New System of Political
Economy. Dalam artikel tersebut, List mendukung Doktrin Perlindungan.
Pada tahun 1830, List ditunjuk
sebagai konsul untuk Hamburg. Sayangnya, senator kota Hamburg tidak dapat
ditemui ketika List mendarat di Eropa. Untuk beberapa saat, List menetap di
Paris, dan kembali ke Pennsylvania. Pada tahun 1833, dengan profesi yang sama,
List menetap di Leipzig.
Empat tahun kemudian, List
berprofesi sebagai seorang jurnalis Perancis. Dalam enam tahun karirnya sebagai
jurnalis Perancis, List menulis Das Nationale System der Politischen Oekonomie;
sebuah buku berseri yang diterbitkan pada tahun 1841. Dua tahun kemudian, List
meluncurkan surat kabar berjudul Zollvereinsblatt untuk kota Augsburg, dan
melebarkan jaringannya ke Jerman dengan brand Zollverein. Selain mempromotori
pembangunan rel kereta api di Jerman, List kembali mempromosikan perluasan
sistem rel kereta api.
Pada tahun 1841, List
mendapatkan tawaran sebagai editor Rheinische Zeitung, sebuah surat kabar baru
kita Cologne beraliran liberal. Namun, List mengalami gangguan kesehatan
sehingga tawaran tersebut diambil oleh Karl Marx.
List merupakan ahli ekonom
Jerman termasyur kedua setelah Karl Marx. Mereka berdua dikenal sebagai para
perumus teori ekonomi Jerman. Salah satu konsep rumusan List yang dikenal
dengan istilah National Socialism merupakan sebuah konsep yang digunakan untuk
mendirikan European Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE).
List meninggal dunia ketika
berumur 57 tahun. List mengakhiri hidupnya pada 30 November 1846, setelah sakit
berkepanjangan, kehilangan properti, dan bankrut setelah menjalin kerja sama
dengan Austria dan Inggris.
Friedrich List
Reviewed by Unknown
on
Agustus 20, 2018
Rating:
Reviewed by Unknown
on
Agustus 20, 2018
Rating:

Tidak ada komentar: